Senin, 21 Oktober 2019

MATERI AJAR KELAS 6

Hari/Tanggal : Selasa, 22 Oktober 2019
Tem               : Globalisasi
Sub Tem        : Globalisasi dan Manfaatnya
PB                 : 2 (dua)
Muatan PB    : PPKN, SBdP


Muatan PPKn

Usaha yang dilakukan dalam Keberagaman Kegiatan Ekonomi

Keberagaman kegiatan ekonomi dapat disebabkan oleh potensi dan semangat kerja keras yang dimiliki oleh para pelakunya. Setiap orang memiliki potensi. Potensi harus terus menerus diasah dengan rajin berlatih dan tidak mudah putus asa. Potensi yang senantiasa diasah akan menciptakan sebuah keahlian yang bermanfaat bagi pelaku dan masyarakat sekitar. Semangat kerja sama keras diperlukan untuk mengolah potensi yang dimiliki. Dengan demikian, kegiatan itu dapat menciptakan kegiatan ekonomi yang maju.
Sebagai contoh, orang yang memiliki potensi merancang pakaian akan terus mengasah potensinya dengan rajin berlatih membuat model pakaian. Ia juga tak mengenal putus asa jika mengalami kegagalan. Ia akan senantiasa bekerja keras dalam mengembangkan potensi yang dimilikinya. Potensi yang terus diasah akan membuat orang tersebut sukses. Berkat kerja kerasnya, kebutuhan masyarakat terhadap pakaian pun terpenuhi. Hal ini menunjukkan bahwa potensi dan kerja keras penting untuk dilakukan agar bermanfaat bagi masyarakat bagi masyarakat sekitar.

Bacalah cerita berikut.


Pengrajin Garut yang Menembus Dunia

      Sekarang ini, siapa yang tak kenal Mang Samad, pengrajin sandal kulit dari Garut? Ia sering sekali diundang di berbagai acara temu wirausaha untuk menjadi pembicara dan pemberi motivasi bagi para wirausahawan muda. Memang, kerja keras Mang Samad patut dicontoh. Tak banyak wirausahawan kecil seperti dirinya yang bisa berkembang hingga terkenal di mancanegara.

Dulu, Mang Samad hanyalah seorang penjaja sandal kulit keliling. Ia berjalan dari desa ke desa, kemudian memberanikan diri beberapa minggu sekali pergi ke Jakarta untuk menjajakan sandal kulit yang diambilnya dari pabrik. Dari pengalamannya menjajakan dagangan, ia jadi tahu keinginan pembeli. Ia jadi tahu model seperti apa yang menjadi favorit pembeli. Ternyata semakin rumit bentuk jalinan kulit sebuah sandal, apalagi untuk laki-laki, justru tidak diminati. Bentuk sederhana dan klasik tetap menjadi favorit pembeli, namun kualitas kulit dan jahitan sandal menjadi hal yang utama.

Merasa tak puas jika hanya menjajakan, Mang Samad pun belajar untuk membuat sandal. Keterampilan dasar memproses dan menjahit kulit sudah Mang Samad miliki, karena desa tempatnya tinggal merupakan desa pengrajin sandal. Mang Samad hanya memperluas keterampilannya dengan belajar membuat pola sandal, belajar mengenal aneka bahan, lalu menambahkan pengetahuan minat pembeli dari pengalamannya berjualan. Mang Samad mulai bereksperimen dengan berbagai model sandal buatannya sendiri. Ia mencoba membuat sedikit, kemudian menitipkan di toko atau ke temannya yang berkeliling. Ketika laku, ia membuat lagi, mencoba model yang baru, mencoba warna yang baru, lalu begitu seterusnya.

Hingga satu saat, ia tidak bisa lagi memenuhi permintaan pembeli dengan tenaganya sendiri. Maka, mulailah Mang Samad mencari pegawai yang bisa membantunya. Dari satu-dua pegawai, sekarang sudah lebih dari sepuluh pegawai yang bekerja membantunya. Ia tak pernah jauh-jauh mencari pegawai. Hanya dari orangorang dekat di lingkungan tempat tinggalnya. Ia ingin kemajuan usahanya dirasakan juga oleh lingkungan terdekatnya. Semakin maju usahanya, semakin maju juga tingkat penghidupan pegawai yang bekerja membantunya. Mang Samad tidak saja menaikkan taraf hidupnya, tetapi juga membantu memajukan taraf hidup masyarakat di lingkungannya.

Belajar yang tak pernah henti, membuat usaha yang dirintis Mang Samad terus berkembang. Berbeda dengan produk sandal Garut yang model dan bahannya tak berubah dari waktu ke waktu. Mang Samad sering memperhatikan model sandal di majalah dan model sandal merek luar negeri yang dijual di toko. Ia pun secara berkala mengeluarkan model baru. Walaupun model yang dibuatnya sederhana, ia selalu menggunakan bahan yang terbaik serta teknik jahitan yang kuat. Dengan demikian sandal buatannya tahan lama.

Suatu ketika, datang kesempatan bagi wirausahawan kecil di Garut untuk ikut memperkenalkan produk khasnya di sebuah pameran produk karya Indonesia di Jakarta. Mang Samad berusaha keras untuk ikut dalam pameran ini. Ia bahkan mencari informasi bagaimana membuat brosur produk yang menarik. Ia juga bekerja sama dengan temannya yang pandai bertukang untuk membuat tampilan area pamer yang berbeda.

Mang Samad
   Ternyata usaha Mang Samad tidak sia-sia. Brosur produk yang informatif, area pamer yang menarik, serta kualitas produk yang baik membuat stan sandal kulit Mang Samad ramai didatangi pengunjung pameran. Tidak hanya sandal yang dijualnya laris manis, Mang Samad juga didekati oleh beberapa importir dari luar negeri yang tertarik dengan produknya. Hanya dari satu pameran, produk Mang Samad sudah dikenal oleh banyak kalangan.

Sekarang produk sandal buatannya sudah menembus ke pasar mancanegara. Model yang sederhana dengan kualitas bahan dan jahitan yang baik membuat sandal buatannya disukai banyak kalangan di luar negeri. Tidak hanya membawa kebanggaan bagi dirinya, bagi keluarganya, atau bagi pekerjanya. Produk sandal kulit buatan Mang Samad dari Garut membuat Indonesia makin dikenal, membuat Indonesia makin bangga dengan kerja keras anak negerinya. Sandal kulit Garut dapat mengharumkan nama Indonesia dan turut memajukan perekonomian bangsa.

Berdasarkan teks di atas diskusikan pertanyaan berikut.
1. Siapakah Mang Samad?

Mang Samad adalah seorang pengrajin sandal kulit dari Garut
       2. Bagaimana Mang Samad mengawali usahanya?
Mang Samad mengawali usahanya dengan menjajakan sandal keliling yang diambil dari pabrik
       3. Bagaimana Mang Samad mengembangkan usahanya?
Mang Samad mengembangkan usahanya denga terus memperluas keterampilannya, terus belajar, terus berinovasi dengan memperhatikan model sandal di majalah dan model sandal merek luar negeri yang dijual di toko. 
     4. Keberhasilan apa yang sudah dicapai oleh Mang Samad?
Mang Samad berhasil menaikkan taraf hidupnya dan membantu memajukan taraf hidup masyarakat di lingkungannya.
     5. Keterampilan apa yang dimiliki oleh Mang Samad?
Keterampilan yang dimiliki Mang Samad diantaranya adalah membuat beraneka macam pola sandal, mengenal beraneka bahan dan pengetahuan minat pembeli.
      6. Sikap apa yang dimiliki oleh Mang Samad? Jelaskan.
Mang Samad memiliki sikap pantang menyerah dan pekerja keras.
      7. Apa dampak dari keberhasilan usaha Mang Samad bagi diri Mang Samad sendiri?
Dampak keberhasilan Mang Samad adalah usahanya semakin berkembang serta hasil kerajinan beliau terkenal di mancanegara

Masyarakat Indonesia mempunyai keberagaman ekonomi. Seperti yang telah kamu pelajari sebelumnya bahwa keberagaman itu dipengaruhi oleh banyak faktor. Salah satunya keterampilan dan pendidikan serta usaha keras. Setiap orang mempunyai potensi diri yang berbeda. Potensi tersebut harus diasah supaya seseorang bisa berhasil.


PB 6
Muatan PPKn
Bangga Menggunakan Barang Buatan Dalam Negeri

Mencintai tanah air merupakan kewajiban setiap warga negara. Mencintai tanah air dapat diwujudkan ddalam berbagai hal, salal satunya dengan bangga menggunakan barang buatan dalam negeri. Manfaat menggunakan barang buatan dalam negeri, adalah sebagai berikut:
         Memupuk rasa cinta tanah air.
         Memajukan industri dan produsen dalam negeri.
         Meningkatkan kesejahteraan produsen dan para pegawainya.
         Mendorong perkembangan pembangunan nasional dalam bidang perekonomian.
         Ikut melestarikan dan mengenalkan barang buatan negeri kepada masyarakat dunia.


         Membantu mematenkan barang buatan negeri sebagai barang asli Indonesia.



Muatan SBdP
Syarat Poster yang Baik

Setelah membahas mengenai ciri-ciri poster, berikut adalah ulasan mengenai syarat sebuah poster yang baik.
       Tulisan yang ada di dalam poster harus jelas dan mudah terbaca oleh pembaca.
       Bahasa yang digunakan di dalam poster mudah dipahami dan diingat pembaca.
      Susunan kalimat dalam poster harus singkat, padat, dan jelas tanpa harus mengurangi isi poster yang mau disampaikan.
       Poster dilengkapi dengan gambar, seperti foto atau ilustrasi yang menarik.
  Pemilihan warna tulisan dengan warna dasar poster harus tepat. Jangan sampai warna bertabrakan sehingga tulisan sulit untuk dibaca.
      Bahan poster yang digunakan tidak mudah rusak atau sobek, misalnya kertas karton.
      Ukuran poster disesuaikan dengan tempat pemasangan poster yang ada di tempat umum.

Sementara itu, berikut adalah hal-hal yang perlu diperhatikan dalam membuat poster.
         Jenis huruf sebaiknya menggunakan huruf yang mudah di baca dengan ukuran yang besar.
         Kalimat digunakan dalam poster harus jelas, serta mudah diingat oleh pembaca.
         Gambar dibuat mencolok dan sesuai dengan ide yang akan dituangkan dalam poster.
   Perpaduan antara tulisan dan gambar harus tepat. Perlu diperhatikan perpaduan warna, peletakan, dan kualitas gambar yang baik.

1 komentar: